Posted by: kinitapui on: 23 February 2012
Bila cinta mendatangkan senyum dan rona di wajah
Adalah saat dirinya menerbangkan angan melayang tinggi
Dan ia mampu membuat mimpi seolah sangat nyata
Seakan surga mampu diciptakannya di dunia untukmu
Di tunjukkannya tempat mimpinya yang akan di bangun bersama
Penuh dengan tatanan rencana masa depan
Menjanjikan kebahagiaan yang tak pernah akan usai
Menawarkan kenyaman penuh kehangatan sepanjang hari
Membuai angan memanjakan pikiran
Penuh buaian kalimat-kalimat yang manis di dengar
Mengembangkan senyuman di bibir menciptakan tawa
Seolah di dunia ini hanya ada rasa bahagia saja
Tapi saat kau menyadari cintanya terbagi
Semua yang telah kau rasakan bagai tusukan belati
Terlanjur kau larut dalam bahagia yang diciptakannya
Namun yang kau kecap kini semua terasa sangat pahit
Ingatlah bahwa tak akan berguna memperjuangkannya
Saat yang dia perjuangkan bukanlah bahagiamu semata
Lebih baik kau tinggalkan dia tanpa keraguan
Seperti yang bukan mungkin lagi akan di lakukannya
Semua mimpimu dibangun di atas dasar yang rapuh
Akan hancur bahkan tanpa tiupan angin sekalipun
Segeralah mampukan dirimu terjaga
Dan hapus semua air mata yang belum sempat tertumpah
Posted by: kinitapui on: 31 January 2012
tahukah bila kamu buatku terpesona
mengapakah kamu begitu indah
hingga seolah Tuhan sedang menyapa
membuktikan kesempuranaan ciptaan-Nya
tak berharap kamu anggap aku ada
pun tak minta kamu datang menyapa
bukan karena aku tak menginginkannya
tetapi semua terlalu indah bila menjadi nyata
maka saat kamu datang aku bergetar dalam jiwa
gemetar aku menatap keindahan ciptaan-Nya
seolah aku tak merasakan apa-apa
selain terpesona
aku bertanya-tanya tujuan dari hadirmu
belum ku temukan, terlanjur ku justru larut
dalam kebahagiaan yang memacu denyut jantungku
tak sadar membuai aku dalam mimpi yang semu
aku pernah berdoa, meminta pada-Nya
pelindung jiwa raga untuk di hari tua
seolah kamu doa yang menjadi nyata
hanya saja semua menjadi berbeda
saat ku lihat cincin melingkari jarimu
namun pesonamu menarik hatiku padamu
mengikatku kuat untuk mengasihimu
membekukan luka-lukaku
mencairkan kekakuan pikiranku
saat nanti aku harus pergi dari sini
peluk aku seperti tak akan bertemu lagi
hadiahkan aku kecupan di pipi
dan dengan segera berbaliklah pergi
jangan menoleh ke belakang
sekalipun aku berteriak meminta
meski aku berlari mengejar
berjanjilah untuk melakukannya
bila nanti saatnya tiba
Posted by: kinitapui on: 8 March 2011
Di hatiku ada satu rasa
Tak tahu apa namanya
Ingin selalu bersamanya
Memeluk dan menciuminya
Dia yang datang saat hatiku terluka
Mencoba untuk mengobati semua
Meyakinkanku bahwa aku begitu berharga
Dan saat aku mulai percaya
Bahwa yang dia tawarkan adalah cinta
Bahwa yang dia berikan adalah ketulusan
saat aku mulai untuk percaya
Dia memutuskan untuk pergi tiba-tiba
Saat aku baru saja menyadari bahwa aku jatuh cinta
Cinta pada tutur katanya
Cinta pada kejujurannya
Cinta pada kasih dan sayangnya
Cinta pada semua yang ada padanya
Lalu apa arti cinta bila hanya aku yang mencinta
Apa arti cinta bila cintanya terbagi dua
Apa artinya cinta ketika aku dan dia tak bisa bersama
Benih cintanya belum sempat berbunga
Namun duri tajamnya sudah lebih dulu tumbuhkan luka
Posted by: kinitapui on: 27 January 2011
Kita hanya berdua ϑί kamar ini
Tapi ϑί luar sana ɑϑǟ banyak orang
Ini dunia bukan milik kita kan
Jadi kadang terlalu banyak yang harus ϑί pikirkan
Ck, kalau saja aku bisa selalu egois
Mungkin semua akan jadi lebih mudah ya
Tapi aku kan juga tidak bisa terima
Bila saja aku yang jadi korban dari keegoisan
Tapi
Kalau aku ingin egois bagaimana
Memencet tombol waktu
Dan aku akan menuju ke putarannya sendiri
Melihat takdir yang Tuhan tuliskan
Menyaksikan apa yang Dia rencanakan
Hey, jangan terlalu lama bermimpi dan merenungi
Kita masih ϑί sini rupanya
Di dalam kamar yang sama
Tanpa bergerak ke manapun
Tidak seru rupanya
Karena tidak aku dan juga kamu
Tahu apa yang akan terjadi
Lima detik lagi, nanti
Jadi kita harus bagaimana
Selain menyusuri jalannya
Pelan-pelan
Meski kadang bosan
Dan kadang juga kurang tertantang
Posted by: kinitapui on: 23 July 2010
Ada perasaan yang paling menyiksa
Dan belum pernah ada sebelumnya
Rasa rindu itu datang menyelinap
Mengintip celah hatiku dan terasa sesak
Membuatku sulit untuk bernafas
Dan seketika mataku panas
Ada hati yang terluka
Saat aku menahan rasa
Menyembunyikan apa yang ada
Membunuh semua kepedihan
Saat aku meninggalkan mereka di sana
Aku terasing dalam keramaian
Keramaian yang justru terasa sunyi senyap
Kadang aku bertanya
Kenapa disini aku berada?
Tapi tak pernah ada jawaban
Yang bisa memuaskan
Sampai aku sering merasa
Semua ini sangat jauh berbeda
Dan memaksaku untuk berubah
Ke dua arah yang benar dan yang salah
Maka aku hanya bisa menatap nanar
Sebuah hasil fotobox dalam figura kaca
Ada lima orang di sana
Yang selalu menunggu aku pulang
Tetapi sekaligus memaksaku untuk bertahan
Mereka timbulkan rindu yang memuncah
Sekaligus membuat aku tetap tegar
Dengarkan ini, aku bisikan
Tunggu aku di sana
Nantikan aku datang
Dan sambut aku dengan senyuman
Posted by: kinitapui on: 18 July 2010
Aku rindu padamu ibu
Dengarkah kau di tiap mimpi malam-malammu?
Aku selalu bisikan kata rindu
Aku ingin selalu dekat di sisimu
Dan bisa menangis dalam pelukmu
Maafkan bila aku tak sanggup
Membuatmu bangga pada keadaanku
Aku hanya bisa membuat kau linu
Bukan karena tulang-tulang yang dimakan umur
Aku mencintaimu
Selalu ingin menciptakan bahagia untukmu
Setiap langkahku selalu ada bayangmu
Walau kadang jalan yang kau pilihkan untukku
Berseberangan dengan mimpi-mimpiku
Aku simpan jauh mimpiku, untuk ku wujudkan nanti
Aku tidak keberatan meski sedikit mengiris di hati
Demi sedikit saja senyum mungkin saat kau letih
Mengingat anakmu jauh untuk mengejar mimpi
Mimpi yang kau ciptakan untukku dari awal sekali
Ibu aku rindu
Membuatmu bangga padaku
Meskipun aku tak cukup kuat mewujudkan semua inginmu
Posted by: kinitapui on: 18 July 2010
Aku ingin dimiliki tapi bukan dikuasai
Aku ingin bersama tapi tak selalu berbagi
Bila aku dan kamu memang bersatu hati
Bukan berarti aku menjadi bayanganmu nanti
Aku ingin tetap memiliki duniaku sendiri
Bukan karena aku terlalu liar untuk dimiliki
Bukan karena aku tak bisa setia pada satu hati
Tapi aku hanya ingin menjadi diriku sendiri
Bila memang aku harus berbagi hari
Berbagi hari dengan seseorang yang punya arti
Duniaku berputar mengelilingi bahagia
Yang aku cari dan aku usahakan penuh air mata
Satu bahagia di dapatkan dengan sejuta air mata
Aku tak pernah bisa relakan satu saja menjadi sia-sia
Terlebih bila ditukar dengan kata cinta yang dangkal maknanya
Lebih baik aku menjadi orang gila
Aku bukan dia atau mereka
Sehingga tak akan bisa kau bandingkan dengan yang lainnya
Posted by: kinitapui on: 18 July 2010
Aku ingin teriak tapi tak bisa
Aku ingin menangis tapi tak sanggup
Aku ingin marah tapi pada siapa
Aku penuh dengan emosi yang membakar darah
Mukaku memerah menahan diri untuk meledak
Aku selalu ingin menjadi diriku sendiri
Selalu ingin dengan caraku sendiri
Selalu ingin dengan gayaku sendiri
Selalu bermimpi untuk jadi yang terbaik
Tapi seringkali gagal untuk sekian kali
Aku berada di wilayah si abu-abu
Yang tak pernah bisa hitam karena tetap kelabu
Yang tak pernah bisa putih karena selalu rancu
Mereka senang bercerita dan tertawa
Tentang apa saja yang penting mereka bahagia
Menyingkirkan segala yang berkaitan dengan etika
Menyembunyikan semua yang berhubungan norma
Menghakimi orang lain yang mereka nilai tak punya keduanya
Ini bukan dunianya manusia gila
Tapi semua manusia sudah setengah gila
Satu sama lain ingin lebih baik dengan menjatuhkan lawannya
Semua ingin lebih tinggi dengan merendahkan kawannya
Posted by: kinitapui on: 4 May 2010
bila perjalanan cinta kita adalah sebuah cerita
kita telah membuatnya berlembar-lembar halaman
kita sudah goreskan banyak sekali bab
tapi mengapa tak seperti cerita cinta
terlalu banyak yang menangis di sana
begitu sering bagian cerita menimbulkan luka
bila cerita itu ada dalam nyata
mengapa terasa bagai mimpi saja
tetapi sayangnya bukan mimpi yang indah
mengapa hanya kamu yang jadi tokoh utamanya
dan aku yang menjadi pelengkap penderita
bukannya itu cerita bersama?
terlalu sedikit kalimat-kalimat tentang kita
bolehkah aku bertanya mengapa?
aku peri kecil bagimu
yang menyanyikan lagu
nada-nada yang tak terlalu merdu
namun aku senandungkan dengan tulus
sampai aku tak tahu
mengapa aku harus menangis terus
setiap kali aku ingin membuat garis senyum wajahmu
pada beberapa bab dalam buku itu
aku sering terjatuh
tapi aku terus saja memandang wajahmu
dan selalu ingin membuat senyum yang baru
karena aku selalu memainkan peran sebagai peri kecilmu
tapi siapakah yang melindungi sayap-sayapku
yang sekarang sudah makin rapuh
terlalu ringkih karena seringnya aku terjatuh
pada keadaan yang serupa dengan masa lalu
ingin hati memeluk hatimu
tetapi aku hanya bisa memagut rasa rindu
yang tak terbalaskan olehmu
Posted by: kinitapui on: 4 May 2010
waktu yang telah kau buang percuma
tidak akan pernah lagi datang
segala yang telah kau lakukan sia-sia
tidak akan ada lagi artinya
tak ada yang melarangmu berfoya-foya
selama kau tau akan batasannya
dan kau boleh minum-minum sepuasnya
bila kau dapat mengerti tanggung jawab yang kau punya
kau bisa selalu pergi berpesta-pora
asal kau memahami arti dari pertemuannya
bukannya menghabiskan energi hanya untuk tertawa
apakah yang tersisa lagi
ketika kau tidak bisa bangun pagi
kau tinggalkan kewajibanmu kerja hari ini
mengecewakan banyak hati
orang-orang yang berharap terlalu tinggi
pada dirimu yang baru saja bangun siang ini
dan kau masih merasa pantas untuk dihargai?
sudah berapa kali kau ulangi
berapa maaf yang sudah terberi
tapi rasa kecewa selalu datang kembali
karena terus berharap kau akan berubah nanti
bukan lagi hitungan hari
kau akan berusia 27 tahun nanti
dan masih terus kau tak menghitung hari?
harus berapa lama lagi?
perlu waktu berapa tahun lagi?
hingga kau bisa sadarkan diri?
bilamana senja datang menghampiri
semoga tidak ada lagi yang kau sesali
karena telah habis waktumu untuk berbenah diri
dan kau tak akan di hormati dan di hargai
bahkan oleh anak dan cucumu sendiri